Aerial Fotografi

Pernah mendengar Aerial Fotografi? Tentu kebanyakan dari kita sudah pernah mendengarnya. Aerial fotografi adalah teknik memotret dari ketinggian. Untuk melakukan aerial fotografi, karena harus mengambil gambar dari ketinggian harus menggunakan alat/kendaraan. Yang biasa dipakai antara lain pesawat, helikopter, balon udara atau layang-layang.

aerial

Alat yang terakhir sempat membuat saya terpana. Ketika kita mendengar istilah aerial fotografi, tentu kita sudah membayangkan akan besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Tetapi dengan suatu cara yang sederhana dan tentunya kreativitas, memotret yang semula mahal dapat kita lakukan dengan cara yang murah.

Untuk melakukan aerial fotografi menggunakan alat bantu layang-layang, yang paling kita perlukan tak lain dan tak bukan adalah layang-layang. Layang-layang yang dipakai haruslah mampu menopang berat dari alat fotografi yang akan kita gunakan. Intinya layang-layang dan benang diharuskan mampu mengangkasa dengan membawa alat fotografi kita.

Karena dalam memotret kita tidak ikut naik ke atas, jadi kualitas gambar dilihat dari angel-nya tentu kurang menarik (atau malah bisa menjadi menarik), karena sulit bagi kita untuk mengarahkan kamera.

Untuk lebih jelasnya teman-teman bisa mampir ke fotografer.net dan membaca artikel dari Judhi Prasetyo tentang Kite Aerial Photography.

Leave a comment

1 Comments.

  1. malah ceblok kamerane nangis2 engko dim……lak mending fotografi puncak gunung kui termasuk aerial gak?lek fotomu kui koyoke soko nduwur gedung deh…duduk soko layangan mergane enek tembok/teralis besi poncot kanan bawah kui hahaha

Leave a Reply


[ Ctrl + Enter ]

[+] kaskus emoticons nartzco