Change Style

Tidak tahu angin apa yang membuat saya membuka halaman-halaman ini. Apakah ingin kawin? halah, kuliah aja belum kelar. Kerjaan belum mapan. Dll. Intinya jauh dari itulah. Mungkin setelah iri kali ya dengan para fotografer spesialis pre wedding ini. Iri dari segi penghasilan jujur saja.  Sebagai fotografer prewedding, tentu juga merangkap sebagai fotografer untuk acara weddingnya. Itung saja. Berapa yang didapat dari fotografer profesional sekelas Om Sueswit N. April.

Kerjaan masih banyak di awal tahun ini. Meskipun begitu kalau sudah pegang komputer begini bawaannya ngenet melulu. Setelah bosan mengobrak-abrik situs jejaring, iseng-iseng buka halaman web tentang pre wedding. Searching di Mbah Google. Jeng..jeng..jeng… Gambar-gambar indah karya fotografer handal bermunculan.

Kalo sudah masalah kantong, iman pun bisa goyah. Akankah saya akan tetap menjadi landscaper? atau ikut arus untuk terjun juga sebagai fotografer prewedding dan wedding-nya sekalian. Biarlah waktu yang menjawab.

L series? Masih Mimpi

Janjian ketemuan dengan teman lama pada hari libur Natal kemarin. Rencana mau hunting bareng dan share tentang hobi jepret menjepret ini lebih lanjut, karena kita keseringan berhubungan lewat facebook ato YM. Lebih tepatnya dia senior saya di organisasi pecinta alam semasa SMA dulu. Dan juga kakak kelas saya.

Dia mengatakan bahwa akan memberi kejutan pada saya. Kejutan apa ya? apakah saya akan diberi hadiah? (hahahaha.. ngarep mode ON). Berhubung pengalaman akan racun-meracun, dalam angan saya pasti bos yang satu ini akan membawa racun. Tepat dugaan saya. Janjian ketemuan di sekretariat PALA di SMA (karena pas kebetulan ada kegiatan, jadi kumpulnya di sini sekalian liat-liat dan ketemu teman-teman yang lain) sehabis sholat Jumat. Setelah menunggu beberapa lama, si bos datang dengan wajah kusam (bukan karena kusam dalam arti kiasan, tapi kusam beneran karena abis diguyur hujan). Dengan segera langsung dikeluarkannya Si Gelang Merah. 70-200. Wahhhh… Bukan kaget dengan ni lensa, karena dulu juga pernah liat juragan pake ni lensa. Tapi karena sekarang saya berkesempatan buat megang, njepret-njepret. (more…;)

Power Balance

Ketika zaman dahulu kala, kita sering mendengar dan sering melihat orang yang memakai azimat atau jimat. Azimat atau Jimat tersebut seringkali berbentuk gelang atau kalung yang telah diberi mantra sehingga memiliki kekuatan. Dalam beberapa periode, azimat sudah mulai menghilang dalam masyarakat. Dikarenakan selain haram dari sudut pandang agama, juga sudah majunya teknologi. Sehingga kebanyakan gelang dan kalung hanyalah digunakan sebagai asesoris atau perhiasan yang hanya menampilkan segi keindahan dan ekonomis saja.

Belakangan ini gelang dan kalung yang memiliki “isi” mulai trend. Dengan berlatarkan kecanggihan teknologi, gelang dan kalung yang dipakai dapat menjadi sebuah penyeimbang dalam sistem tubuh. Saat ini banyak bermunculan asesoris dengan label power balance tersebut. Benarkah power balance mampu meningkatkan kualitas tubuh kita? Mari kita lihat pengertiannya. (more…;)

Korban Konflik Terbaring dengan Penyakit Aneh

Tangan kecil itu tak henti-hentinya menggaruk kepalanya yang luka. Darah bercampur nanah keluar tanpa henti. Malah, beberapa belatung kecil seukuran ujung korek api ikut keluar dari tempurung kepala dan telinga gadis kecil yang malang itu.

Husnul Zafirah, bocah warga Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Pidie, sejak sepekan terakhir menderita penyakit aneh. Berawal dari demam yang sangat tinggi kemudian muncul benjolan-benjolan hitam disekujur tubuhnya yang mengeluarkan darah dan nanah jika digaruk.

Jarang sekali putri ke empat Nurlela ini suhu badannya panas. Kalau pun demam, seperti setahun yang lalu, Husnul masih mampu ke sekolah (more…;)