Hunting di Coban Rondo dapat John Pantau

Coban Rondo adalah salah satu dari banyak air terjun yang terdapat di Kabupaten Malang. Tepatnya di sebelah utara/barat kota Malang. Perjalanan menuju Coban Rondo dapat ditempuh dengan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Bila menggunakan kendaraan umum, kita dapat menuju ke sana dengan naik bus jurusan Malang – Jombang atau sebaliknya. Pintu gerbang alias jalan masuk menuju lokasi wisata ditandai dengan adanya patung sapi yang terdapat plang bertuliskan Coban Rondo di sebelah kiri jalan bila kita dari Malang.

Dari jalan masuk tersebut, kita harus menempuh perjalanan melewati jalan kampung pedesaan yang penuh sesak telah dipenuhi rumah-rumah. Kurang lebih 4 kilometer. Ujung jalan menemukan kita dengan pintu gerbang masuk lokasi wisata Air Terjun Coban Rondo. Tiket masuk untuk wisatawan lokal adalah Rp 8.000,- dan untuk kendaraan roda empat Rp 3.000.

Pemandangan alam di sini sangatlah menarik. Setelah melewati pintu masuk, di sebelah kiri jalan menuju air terjun terhampar pemandangan Kota Batu yang luar biasa indah. Bagi fotografer beraliran landscaper ini adalah surganya. Seringkali lokasi ini terlewatkan bagi wisatawan yang belum pernah mengunjungi Air Terjun Coban Rondo ini.  Contohnya adalah saya kemarin. Dalam angan ingin take picture ketika perjalanan pulang dan menunggu hari agak sore. Tetapi karena tidak mengetahui bahwa jalan masuk dan jalan keluar Air Terjun Coban Rondo ini tidak sama jadinya terlewatkanlah spot ini.

Tiba di parkiran begitu heran dengan banyaknya wisatawan yang datang ke Air Terjun Coban Rondo. Dengan kondisi badan yang lumayan sempoyongan karena tadi malam lembur (meskipun sudah dibalas dengan tidur seharian) berjalanlah kami menuju Air Terjunnya. Ingin tahu seberapa “cantiknya” Rondo yang statusnya dijadikan nama Coban atau Air Terjun ini.

Dalam perjalanan sambil mata gentayangan kanan kiri atas bawah. Untuk mencari obyek yang bisa diabadikan tentunya. Eh ni mata nyangkut pada segerombolan orang. Ada suara bersenandung “ada John Pantau”, saya kira sih bohongan. Jadi ketika di sana sama sekali saya tidak memperhatikan itu “obyek” karena terbius dengan pemandangan kiri kanan dan sungai kecil terusan air terjun yang beriak dan menantang untuk diambil gambarnya.

Karena banyaknya orang, kurang bebas rasanya untuk mengambil gambar. Karena jiwa saya kurang setuju bila disuruh menjepret obyek berupa manusia, jadinya saya melewatkan banyak sekali obyek penting. Mungkin masih malu untuk mengeluarkan kamera ya.. hahahahaha….. Demi mengabadikan gambar Air Terjun Coban Rondo yang melegenda, naik bukit di depan air terjun menjadi tujuan selanjutnya. Di tengah perdu setinggi manusia kami mencoba untuk mengambil sudut demi sudut Air Terjun Coban Rondo.

Ditandai matahari yang sudah semakin menenggelamkan dirinya, obyek selanjutnya adalah slowspeed. Meski tujuan awal dari perjalanan ini adalah survey untuk hunting selanjutnya, tapi jumlah jepretan sudah terlalu banyak untuk dinamakan hunting. Sesi ini saya hanya berperan sebagai asisten. Penunjuk point of interest, dan sudut pengambilan yang mungkin bisa digunakan.  Serta membantu fotografer utamanya. hiks. Hal ini karena pertama saya tidak bawa tripod (ketinggalan di rumah pas hunting di Waduk Wonorejo kemarin), kedua karena kameranya tidak dipasangin filter. Jadi ketika mengambil slowspeed jadinya sungguh putih sekali , alias semua yang terekam di kamera jadi putih semua. Hiks.. lagi.

Setelah memuaskan diri dengan slowspeed, pulanglah kami menuju homebase tercinta. Setelah menikmati kopi panas dan jagung bakar yang banyak dijajakan di Coban Rondo ini. Dan sesampai di rumah membuka file-file .. eee.. ternyata ada John Pantau beneran. Yang nyasar masuk ke kamera saya tentunya. Ha..ha…ha…

Untuk buktinya ini saya lampirkan foto keindahan Air Terjun Coban Rondo dan John Pantau sebagai foreground-nya

John-Pantau

Masih tidak percaya? Download file foto di atas dan zoom sampai si John Pantau kelihatan. Atau saya yang kelihatan nanti nampang di acaranya John Pantau. Ha..ha…ha…

Leave a comment

5 Comments.

  1. Wuih ketemu john pantau, ati2 di kon keno razia john pantau…hiakaka.

  2. kapan kapan kesana bareng ya bos…

  3. @ ferry : iku paling wes bar..

    @ mas anton : OK mas. tapi saya nebeng lho …

  4. Joohn…………..!!
    Main donk ke Suhabumi,,,

  5. hahahahaha… ntar pas pulang dari Malang mas tunggu aj di Sukabumi. Pasti lewat sana.

Leave a Reply


[ Ctrl + Enter ]

[+] kaskus emoticons nartzco